Kampas Rem Mobil Cepat Habis? Ini Penyebab dan Solusinya!

Kampas Rem Mobil Cepat Habis? Ini Penyebab dan Solusinya!

Berkendara, keselamatan menjadi hal utama yang harus diperhatikan oleh pengendara. Keselamatan pada kendaraan mobil terletak pada komponen komponen pengereman. Salah satu komponen yang penting dalam sistem pengereman yang seringkali diabaikan oleh pemilik adalah kampas rem. Komponen ini berfungsi untuk menciptakan gesekan terhadap cakram atau tromol agar kendaraan bisa melambat atau berhenti secara efektif. Seiring waktu dan pemakaian, kampas rem akan mengalami aus dan penurunan performa. Jika dibiarkan, kampas rem yang aus bisa berdampak buruk pada sistem pengereman dan berisiko menyebabkan kecelakaan. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap pengendara untuk mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengganti kampas rem mobil mereka.

Pemilik mobil harus memperhatikan jarak tempuh kendaraan. Secara umum, kampas rem mobil perlu diganti setiap menempuh jarak kurang lebih 30.000 kilometer. Namun, jarak tempuh ini tergantung dari pemakaian kendaraan (dikutip dari kompas.com). Kondisi jalan yang sering dilalui juga dapat menjadi faktor yang mempengaruhi tingkat keausan kampas rem. Misalnya, pengemudi yang sering berkendara di wilayah perkotaan dengan lalu lintas padat dan sering melakukan pengereman mendadak tentu akan lebih cepat menghabiskan kampas rem dibandingkan dengan pengemudi yang berkendara di jalur bebas hambatan. Tak hanya dari kondisi jalan, Bobot dari kendaraan pun juga mempengaruhi kampas rem. Semakin besar bobot dari suatu kendaran, maka semakin besar pula tekanan yang diberikan pada kampas rem saat pengereman (dikutip dari auto2000.co.id).

Pemilik mobil juga harus menyadari apabila terdapat suara decitan saat pedal rem diinjak. Suara decitan bisa menjadi salah satu indikator sebagai peringatan bahwa kampas rem sudah menipis. Tanda lainnya ketika kampas rem sudah aus dan tidak lagi bekerja secara optimal adalah ketika pengemudi harus harus menekan pedal lebih dalam untuk menghentikan mobil (dikutip dari: oto.detik.com). Getaran pada pedal rem atau setir saat melakukan pengereman juga dapat menjadi pertanda bahwa permukaan kampas rem menipis.

Beberapa hal di atas harus menjadi perhatian utama pemilik mobil agar kampas rem tetap awet. Ada beberapa tips yang bisa diterapkan yaitu hindari pengereman mendadak secara berulang, kecuali dalam kondisi darurat. Gunakan teknik engine brake saat mengemudikan mobil di jalan menurun untuk mengurangi aus pada kampas rem. Selain itu, lakukan pemeliharaan secara rutin agar semua bagian dari sistem rem, terutama kampas rem, dapat diperiksa secara menyeluruh oleh seorang teknisi. Kampas rem juga harus diganti secara rutin dan hindari menunda penggantian kampas rem tidak merusak cakram sehingga dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

Mengganti kampas rem secara tepat waktu akan memberikan rasa aman dan nyaman saat berkendara. Mengganti kampas rem harus sesuai jadwal jangan menunggu hingga muncul masalah serius pada sistem pengereman. Jika kamu mulai merasa ada yang tidak normal pada sistem pengereman segera periksakan kendaraanmu ke bengkel terpercaya.  Lalu, apabila saat ini kamu sedang mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas, pastikan kamu memilih unit yang kondisinya sudah dicek secara menyeluruh, termasuk sistem pengeremannya. Di klikgarasi.com, kamu bisa menemukan berbagai pilihan mobil bekas dari showroom rekanan BCA Finance yang terpercaya. Setiap unit yang ada di Klik Garasi sudah melalui proses kurasi agar pembeli merasa aman dan tenang. Ditambah lagi, tersedia juga kemudahan pembiayaan dari BCA Finance yang bisa disesuaikan dengan kebutuhanmu.

Sumber: bcafinance.co.id