Wajib Tahu! Ini Fungsi dan Perbedaan Spooring dan Balancing

Wajib Tahu! Ini Fungsi dan Perbedaan Spooring dan Balancing

Servis rutin merupakan hal esensial yang harus diperhatikan para pemilik mobil. Rangkaian perawatan teratur akan membuat performa mobil tetap prima meskipun usia pakainya terus bertambah. Salah satu jenis perawatan dasar yang fungsinya sangat esensial bagi kondisi mobil adalah spooring balancing

Meskipun sangat vital untuk komponen kaki-kaki mobil, ternyata hingga saat ini masih banyak orang yang belum memahami perbedaan spooring dan balancing serta manfaatnya. Itulah sebabnya ulasan seputar spooring balancing secara lengkap penting untuk diketahui agar upaya perawatan mobil bisa dilakukan secara lebih telaten. 

Apa yang Dimaksud dengan Spooring Balancing? 

Spooring adalah proses pengaturan sudut kemiringan ban mobil pada kaki-kaki mobil yang terhubung dengan velg. Tahapan ini krusial untuk memastikan ban mobil melaju lurus dan tidak menyimpang dari jalurnya. Proses spooring meliputi penyesuaian sudut-sudut ban (caster dan camber) yang juga turut mendukung kestabilan kinerja suspensi mobil ketika dikendarai. 

Sementara itu, balancing adalah proses penyeimbangan sebaran bobot pada ban mobil. Tujuan utamanya yaitu memastikan ban berputar secara lancar serta meminimalkan getaran yang berisiko mengganggu kenyamanan berkendara. Intinya, manfaat spooring balancing memang berbeda, tetapi keduanya dilakukan secara bersamaan untuk menunjang kinerja ban mobil secara keseluruhan.  

Apa Saja Perbedaan Spooring dan Balancing? 

Perbedaan spooring dan balancing dapat diuraikan berdasarkan beberapa poin berikut ini: 

  • Fungsi: spooring berfungsi membuat ban mobil tetap sejajar, sedangkan balancing berfungsi menyeimbangkan bobot pada ban serta mencegah timbulnya getaran. 

  • Proses: spooring dilakukan dalam kondisi ban masih menempel pada mobil, sedangkan balancing mengharuskan ban untuk dilepas terlebih dahulu. 

  • Urutan perawatan: balancing wajib dilakukan lebih dulu daripada spooring. Pada tahap balancing, ban mobil akan dilepas kemudian diperiksa menggunakan wheel balancer. Jika keempat ban mobil sudah terbukti seimbang, maka ban tersebut akan dipasang lagi untuk melewati proses spooring

  • Frekuensi perawatan: ahli otomotif menyarankan proses spooring dilakukan setiap mobil menempuh jarak 20.000 km atau kelipatannya. Sementara itu, tak ada aturan khusus tentang intensitas balancing sehingga jenis perawatan ini bisa dilakukan bila timbul getaran berlebihan pada ban mobil. Kendati demikian, alangkah lebih baik jika proses spooring balancing dilakukan bersamaan supaya manfaatnya bagi performa mobil lebih maksimal. 


Apa Saja Manfaat Spooring Balancing?

Article Image

Beberapa manfaat yang bisa diperoleh jika melakukan proses spooring balancing secara berkala adalah sebagai berikut: 

  • Kontrol mobil lebih efektif: mobil yang jarang atau tidak pernah melalui proses spooring balancing lebih rentan melaju tidak sesuai dengan arah kemudi. Oleh sebab itu, perawatan tersebut dibutuhkan untuk membuat kontrol mobil berjalan lebih efektif. 

  • Risiko setir bergetar semakin kecil: kondisi setir rentan bergetar bila mobil jarang atau tidak pernah mendapatkan perawatan spooring, khususnya saat menempuh kecepatan tinggi di atas 60 km/jam. Keadaan tersebut tidak boleh diremehkan karena rentan memecah konsentrasi berkendara sehingga memicu kecelakaan lalu lintas. 

  • Ban mobil jadi lebih awet: spooring balancing mobil secara teratur membuat posisi ban senantiasa seimbang dan sejajar. Manfaat ini tentu membuat ban tidak lekas aus dan risiko kerusakan akibat aus pun berkurang drastis. Alhasil, ban mobil jadi lebih awet dan tidak perlu terlalu sering diganti. 

  • Kondisi kaki-kaki mobil tetap terjaga: bukan hanya ban mobil yang cenderung lebih awet bila rutin spooring balancing, melainkan juga kaki-kaki mobil. Ketahanan kaki-kaki mobil sangat dipengaruhi kondisi jalan yang dilewati. Bagian kaki mobil yang paling terdampak bila sering melewati jalanan rusak atau berbatu adalah bearing, shockbreaker, bushing arm, dan permukaan ban. Namun, Anda tak perlu khawatir karena kinerja komponen tersebut bisa dipulihkan melalui spooring. Jika seluruh komponennya dalam keadaan baik dan mampu bekerja optimal, maka kaki-kaki mobil pun tetap terjaga. 

  • Guncangan saat mobil berjalan jadi lebih minim: gangguan antara titik tumpu bobot mobil dan ban dapat mengakibatkan guncangan ketika mobil sedang dikendarai. Salah satu solusi paling efektif untuk mengurangi risiko guncangan tersebut adalah melakukan spooring balancing secara teratur sehingga keseimbangan sistem suspensi dapat dipertahankan. 

  • Berbelok dan parkir jadi lebih mudah: gangguan keseimbangan setir dan ban juga menyebabkan kesulitan ketika harus berbelok atau parkir. Lebih parahnya lagi, setir sulit kembali ke posisi semula secara otomatis jika mobil sudah lama tidak menjalani spooring balancing. Proses membelokkan atau memarkir mobil akan berlangsung lebih cepat dan praktis jika keseimbangan antara setir dan ban mobil selalu terjaga. 

Kapan Harus Melakukan Spooring Balancing Mobil? 

Selain memahami perbedaan spooring dan balancing, Anda juga harus peka mencermati beberapa tanda-tanda berikut ini agar bisa bergegas melakukan perawatan mobil tersebut: 

  • Mobil sudah menempuh jarak 20.000 km atau kelipatannya. 

  • Ban mobil kelihatan miring, aus, dan permukaannya tidak rata. 

  • Sulit mencapai posisi mobil yang lurus ketika parkir. 

  • Setir mobil berat atau bergetar, terutama jika sedang berkendara dalam kecepatan tinggi. 

  • Mobil sulit berbelok atau justru sering berbelok sendiri ketika dikendarai. 

  • Setir mobil tidak kembali ke posisi semula secara otomatis setelah berbelok. 

  • Posisi ban belakang tidak sejajar dengan ban depan. 

  

Kini, Anda tentu semakin paham kalau kepemilikan mobil pribadi patut diimbangi dengan perawatan rutin agar performa mobil senantiasa prima. Bukan hanya budget untuk beli mobil yang harus disiapkan, melainkan juga biaya perawatan secara teratur. Salah satu solusi efektif untuk merealisasikan rencana membeli mobil pribadi tanpa mengabaikan bujet perawatannya adalah program pembiayaan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) BCA. 

Proses pengajuan KKB BCA dengan persyaratan mudah dan angsuran tetap. Anda bebas memilih program pembiayaan kredit mobil yang paling sesuai dengan kondisi finansial Anda. Yuk, lakukan simulasi kredit terlebih dahulu klik di sini!